
“Jalan Negara Kabanjahe-Tigabinanga-NAD Terancam Terbelah”
Bertahun-tahun sudah kerusakan jalan negara jurusan Tanah Karo-Propinsi NAD sampai kini belum ada tanda-tanda perbaikan. Bahkan akibat kerusakan semakin parah itu, puluhan meter di ruas jalan sekitar perladangan “jati” jalan negara ini-badan jalan longsor dan terbelah dengan kedalaman sekitar dua meter yang seketika dapat menimbulkan bencana bagi pengguna kendaraan.
Demikian dikatakan Ketua DPRD Karo Siti Aminah Br Peranginangin SE kepada SIB, Sabtu (9/1) di Tigabinanga. Keprihatinan lebih jauh dikatakan Siti bahwa, puluhan kilometer jalan negara jurusan Kabanjahe-Laupakam Kecamatan Mardinding yang merupakan batas Kabupaten Karo dengan Propinsi NAD bahwa, kerusakan jalan ini sudah puluhan tahun terjadi. Khususnya dari perbatasan Munte, Sarinembah dan Kecamatan Tigabinanga sampai desa Laupakam Kecamatan Mardinding, nyaris badan jalan pada umumnya bagai pantai dan sebagian bagai kubangan kerbau.
Selain dampak jalan tersebut sempit dan berlobang-lobang, membuat tiap hari truk mogok di badan jalan dan lainnya masuk parit atau terperosok di badan jalan yang berlumpur dan berlobang. Sebenarnya, kerusakan jalan negara ini tidak disebabkan karena kurang perawatan atau pembangunannya, namun karena damp truk-damp truk sarat muatan batu dolomit dari daerah Kabupaten Dairi (Kutabuluh Berteng Kecamatan Tanah Pinem) dan truk muatan batu dolomit dari wilayah Kecamatan Kutabuluh Simole Kecamatan Kutabuluh, Karo yang selama ini puluhan truk melintasi jalan negara arah ke Medan, ujar Masdin DT Ginting, Suranta Ginting, anggota DPRD Karo menambahkan.
Dikutip dari : www.hariansib.com
Komentar admin tigabinanga.net : Kami juga selaku warga Tigabinanga berharap agar jalan Tigabinanga - Kaban Jahe segera diperbaiki, karena sudah terlalu lama kami tidak merasakan kenyamanan dalam perjalanan, yang mana jarak tempuh dan waktu yang semakin lama, ini juga akan berdampak tidak baik bagi bidang transportasi maupun bisnis.