header-www_tigabinanga_net artikel-www_tigabinanga_net join-now-www_tigabinanga_net

28/05/2009

Membangun Tigabinanga yang Hijau

Posting: tigabinanga.net
Kategori: + Artikel, Jusupta Tarigan


+ Artikel, Jusupta Tarigan

MEMBANGUN TIGABINANGA YANG HIJAU: KEMBALIKAN KERANGEN KUTAKU (MUNGKINKAH?)

 

Oleh : Jusupta Tarigan

 

Terjadinya pemanasan global karena meningkatnya gas rumah kaca di atmosfir dan perdagangan carbon adalah dua hal yang saat ini menjadi isu dan topik utama dalam bidang kehutanan baik pada level internasional maupun nasional. Kedua hal diatas menjadikan hutan tropis Indonesia menjadi semakin dilirik oleh negara maju karena potensi hutan tropis Indonesia yang sangat besar dan penting dalam skema perubahan iklim dan pemanasan global.

Indonesia adalah negara terbesar ketiga didunia yang mempunyai kawasan hutan tropis setelah Brazil dan Kenya. Data yang dikeluarkan oleh Departeman Kehutanan melalui penafsiran citra satelit tahun 2003 menyebutkan bahwa luas kawasan hutan Indonesia adalah 187,9 juta ha. Dari luas kawasan ini sebanyak 93,9 juta ha (50%) adalah hutan, 83.3 juta ha (44%) tidak berhutan dan sebanyak 10.7 juta ha (6%) dikategorikan tidak ada data.  Sebagian besar kawasan hutan yang masih berhutan terletak di Papua dan Kalimantan (sekitar 65%).

Dalam skala yang lebih kecil. Sebagai sebuah Kecamatan yang mengandalkan hasil pertanian sebagai penopang penghidupan masyarakatnya, sudah seharusnya dan sepatutnya memberikan perhatian terhadap isu perubahan iklim. Sepengetahuan saya Tigabinanga dulunya dikelilingi oleh hijaunya bukit dan pegunungan bukit barisan selatan dan kondisi tutupan hutanyapun relatif bagus. Apalagi pada jaman dulu masih banyak terdapat “kerangen kuta” di beberapa desa, sehingga udara terasa begitu segar, air tidak pernah kekurangan sehingga hasil pertanian secara umum juga selalu lebih banyak cerita suka dibanding dukanya, sehingga kedai kopi dan pasarpun selalu ramai

Sebagai putra asli Singalorlau, saya masih begitu ingat betapa dulu masih banyak terdapat ‘kerangen kuta’ di sekitar Tigabinanga. Kerangan kuta dimanfaatkan masyarakat untuk mengambil kayu bakar, daun singkut untuk membungkus cimpa, menyadap aren (pola dalam bahasa karo)dan manfaat lainnya. Tapi sekitar tahun 90-an, banyak kerangen kuta yang mulai dirambah dan dibuka oleh masyarakat untuk diambil kayunya dan dijadikan kawasan perladangan. Apalagi sejak diperkenalkanya ‘otonomi’ daerah, maka banyak terlihat masyarakat melakukan penebangan kayu di kawasan “kerangen kuta”.  Fungsi kerangen kuta dengan tegakan kayu/pohon yang menyerap karbondioksida (CO2) dan mengeluarkan oksigen (O2), sebagai resapan air, menahan erosi dan fungsi-fungsi lainnya semakin berkurang sehingga dapat kita rasakan bagaimana suasana Tigabinanga pada saat ini. Udara semakin panas, hasil pertanian dari tahun ke tahun hasilnya dirasakan semakin berkurang dan yang paling parah ketersediaan air bersih semakin sedikit dan terbatas. Sehingga tidak heran ketika kerja tahun (merdang merdem) tiba, banyak kita lihat masyarakat yang  mandi di sungai lau bengap simalem karena pasokan air dari PDAM berhenti total karena tidak mampu memenuhi kebutuhan air yang sangat tinggi. Padahal hal ini tidak pernah terjadi ketika kerangen kuta dan tutupan hutan sekitar Tigabinanga masih bagus.

Momen kerja tahun, bisa kita jadikan sebagai salah satu sarana untuk membicarakan membangun kembali (mengembalikan) ‘kerangen kuta’ kepada putra-putri terbaik singalorlau. Menghidupkan kembali kerangen kuta merupakan sebuah tantangan dan peluang. Tantangan terbesar tentu saja bagaimana memberikan pengertian dan mengajak masyarakat Tigabinanga akan pentingnya fungsi sebuah “kerangen”. Berbicara mengenai peluang, maka kita akan berbicara pada isu manfaat dan wewenang. Saya yakin apabila putra-putri terbaik  Singalorlau mau memberikan dukungan baik dalam bentuk materi maupun non materi “kerangen kuta’ bisa kita kembalikan dan dijaga kelestariannya sehingga akan tercipta Tigabinanga yang sejuk, asri, berwawasan lingkungan sehingga akan tercipta masyarakat Tigabinanga yang sehat dan sejahtera 

++> Pemerhati masalah kehutanan dan lingkungan

22/05/2009

Lita Laurenchia br Ginting “Nande Rudang”

Posting: tigabinanga.net
Kategori: Komentar Admin


Komentar Admin

lita-laurenchia

Lita Laurenchia br ginting adalah bintang sinetron “Nande Rudang” yang sangat bangga sebagai orang karo yang berprestasi untuk memajukan budaya karo. Gadis ini lahir di Jakarta tanggal 08 Agustus 1990.

Disini sinetron “Nande Rudang” bisa kita lihat prospeknya budaya karo untuk dipublikasikan, karena selama ini hanya mempublikasikan budaya-budaya lain. Yang ternyata di Tanah karo sendiri banyak hal-hal yang bisa kita angkat ke dunia perfilman.

Inilah hasil sebagian pembicaraan kami via chat di FACEBOOK pada tanggal 22 Mei 2009 pukul 18.00 wib:

Haris Sembiring :  Saya (admin tigabinanga.net) merasa bangga dengan sinetron yang kamu bintangi di “Nande Rudang”, banyak teman-teman yang semenjak ditayangkannya sinetron tersebut bertanya tanya apa itu nande rudang?

Lita Laurenchia : “buat aku sendiri juga punya kebanggaan tersendiri bisa ikut gabung dalam sinetron ini. karena banyak hal yang akudapat setelah itu. dan aku pun bangga jadi oranmg karo nande itu sendiri artinyaibu sedangkan rudang adalah nama seseorang tapi rudang bisa diartikan bunga”

Terima kasih buat Lita Laurenchia dan Bang Joey Bangun atas informasinya.

“MAJU TERUS BUDAYA DAN SINETRON KARO”

dibelakang-layar  dibelakang-layar-1

Jembatan Baru Tigabinanga

Posting: tigabinanga.net
Kategori: + Gallery Photo, Kota Tigabinanga


+ Gallery Photo, Kota Tigabinanga

“JEMBATAN INI YANG AKAN MENYAMBUT ANDA SEBELUM MASUK KOTA TIGABINANGA”

jembatan-tigabinanga-2jembatan-tigabinanga-4

jembatan-tigabinanga-1jembatan-tigabinanga-3

jembatan-tigabinanga-5

 Keterangan : Klik Gambar Untuk diperbesar

Terima Kasih buat KONSEP STUDIO atas gambar-gambarnya

20/05/2009

Sinetron “Nande Rudang”

Posting: tigabinanga.net
Kategori: Info Sekilas


Info Sekilas

Setelah diadakan pertemuan antara Tim Produksi TVRI dan Bupati Karo DD
Sinulingga Minggu lalu, maka judul sinetron Karo “Nande Butet” dirubah menjadi
“Nande Rudang.” Menurut Bupati Karo, kata “Butet’ identik dengan masyarakat
Batak Toba. Itu sebabnya dipilihlah kata “Rudang” yang merupakan cerminan
kekhasan masyarakat Karo.

“Sebetulnya kata Butet sendiri banyak digunakan masyarakat Karo dibanding
masyarakat Batak Toba,” kata Simson Tarigan produser Nande Rudang. “Tapi memang
masyarakat Batak Toba yang mempopulerkan kata Butet ini dari lagu Butet itu,”
tambah pria yang mengenyam pendidikan pertelivisian di Yogyakarta di era 70an
itu.

“Sebetulnya bagi saya tidak masalah. Saya tinggal mengganti nama pemerannya
saja di skenario. Justru nama Rudang itu yang membuat saya sedikit terkejut.
Masalahnya nama Rudang itu saya angkat juga dalam cerita bersambung saya di
Sora Sirulo. Kebetulan sekali kalau begitu,” kata penulis skenario Joey Bangun.

Kata Rudang sendiri menurut Joey sangat cocok dan identik dengan skenario yang
ditulisnya. Sosok Rudang dalam sinetron ini adalah anak perempuan berusia
remaja yang menjadi kebanggaan di kampungnya dengan segala prestasinya. Dalam
bahasa Karo, Rudang berarti adalah kembang bunga yang wanginya bisa tercium
dari segala penjuru.

Nande Rudang sendiri akan terdiri 13 episode. Dalam setiap episodenya akan
terdiri dari 12 Scene dengan 2 kali commercial break. Sementara untuk durasi
setiap episodenya sekitar setengah jam. Mulai ditayangkan secara nasional di
TVRI mulai awal April nanti dengan penayangan stripping (tiap hari).

Nande Rudang  menurut rencana akan mulai syuting di Tiganderket Tanah Karo
tanggal 28 Februari ini. Sebelum syuting, akan dibuat acara syukuran seremonial
oleh para pemain,  kru yang terlibat, dan masyarakat setempat yang akan dibuka
langsung oleh Bupati Karo.

Sumber : www.teateraron.org
Mailing : http://groups. yahoo.com/ group/teater- aron/

Pemadaman Listrik Bergilir di Tigabinanga

Posting: tigabinanga.net
Kategori: Info Tiga Binanga


Info Tiga Binanga

Mulai Tanggal 16 mei kemarin Kota Tigabinanga mengalami pemadaman listrik secara bergilir setiap hari yang berlansung sekitar 4 jam.

Alamat Kami :

Chat Kami :

Hubungi Kami :

Kategori Berita / Artikel

Arsip

KOMUNITAS TIGABINANGA

    icon-facebook icon-friends icon-blog icon-ym logo-facebook-tigabinanga
    Putra-Putri Tiga Binanga Yang Sudah Mendaftar :

    No. 001
    Nama: Asramadani Ginting
    Domisili: Rantau Parapat
    Asal: Simp. Gunung

    No. 002
    Nama: Dela Bregita
    Domisili: Palembang
    Asal: Tigabinanga

    No. 003
    Nama: Florentina
    Domisili: Medan
    Asal: Tigabinanga

    No. 004
    Nama: Elvi Pebrina Tarigan
    Domisili: Batam
    Asal: Tigabinanga

    No. 005
    Nama: Rico Syahputera Karo
    Domisili: Medan
    Asal: Tigabinanga

    No. 006
    Nama: Sahabat Sembiring
    Domisili: Tangerang
    Asal: Limang

    No. 007
    Nama: Jusup Tarigan
    Domisili: Bogor
    Asal: Tigabinanga

    No. 008
    Nama: Vania C Ginting
    Domisili: Jakarta
    Asal: Tigabinanga

    No. 009
    Nama: Surya Mada Tarigan
    Domisili: Depok
    Asal: Pergendangen

    No. 010
    Nama: Mira Surbakti
    Domisili: Medan
    Asal: Kuta Bangun

    No. 011
    Nama: Albert F Sebayang
    Domisili: Medan
    Asal: Kuala

    No. 012
    Nama: Bariyah Tarigan
    Domisili: Doha - Qatar
    Asal: Tigabinanga

    No. 013
    Nama: Swadaya Sebayang
    Domisili: Pekan Baru
    Asal: Tigabinanga

    No. 014
    Nama: Chandra A Tarigan
    Domisili: Depok
    Asal: Pergendangen

    No. 015
    Nama: Baskami Tarigan
    Domisili: Kaltim
    Asal: Pergendangen

    No. 016
    Nama: Alamsyah Ginting, SP
    Domisili: Jakarta Selatan
    Asal: ---

    No. 017
    Nama: Pengarapen Karo
    Domisili: Kaltim
    Asal: Kidupen

    No. 018
    Nama: Gianita br Sebayang
    Domisili: Jakarta
    Asal: Tigabinanga

    No. 019
    Nama: Garda P Tarigan
    Domisili: Medan
    Asal: Tigabinanga

    No. 020
    Nama: Rina A Sebayang
    Domisili: Bogor
    Asal: Tigabinanga

    No. 021
    Nama: Aminuddin Sembiring
    Domisili: Bogor
    Asal: Keriahen

    No. 022
    Nama: Inganta br Sembiring
    Domisili: Surabaya
    Asal: Tigabinanga

    No. 023
    Nama: Ariston Sebayang
    Domisili: Jakarta Selatan
    Asal: Kuala

    No. 024
    Nama: Febrina br Sebayang
    Domisili: Bekasi
    Asal: Kuala

    No. 025
    Nama: Heryanza Perangin-angin
    Domisili: Medan
    Asal: Tigabinanga

    No. 026
    Nama: Tonny Angkasa Tarigan
    Domisili: Depok
    Asal: Pergendangen

    No. 027
    Nama: Laura K br Ginting
    Domisili: Medan
    Asal: Pergendangen

    No. 028
    Nama: Denny W Ginting
    Domisili: tanggerang
    Asal: Pergendangen

    No. 029
    Nama: Iman Karya Tarigan
    Domisili: Jakarta Timur
    Asal: Perlamben

    No. 030
    Nama: Alan F Bangun
    Domisili: Bogor
    Asal: Perlamben

    No. 031
    Nama: Benyamin Sembiring
    Domisili: Tigabinanga
    Asal: Batu Mamak

    No. 032
    Nama: Desman A Tarigan
    Domisili: Surabaya
    Asal: Tigabinanga

    No. 033
    Nama: Monas Tarigan
    Domisili: Medan
    Asal: Pergendangen

    No. 034
    Nama: Benny Ginting
    Domisili: Kuala
    Asal: Kuala

    No. 035
    Nama: Silveriu Bangun
    Domisili: Tigabinanga
    Asal: ----

    No. 036
    Nama: Cahaya Natalia Ginting
    Domisili: Medan
    Asal: Tigabinanga


    Ayo Segera Daftar Diri Anda

    Pendaftaran Klik Disini



Facebook Tigabinanga

Coming Soon